Surf Enthusiast

Selasa, 13 Maret 2018

Jadwal Boat G-land 2018 – Perahu G-Land akan berangkat dari Kuta Reef pada hari setelah perjalanan darat yang dijadwalkan pada pukul 5:30 pagi, akan memakan waktu 2 jam atau kurang untuk mencapai Camp Surf G-Land Bobby.


Syarat dan ketentuan :
1. Perahu berangkat sekitar. 6.00 pagi dari Pelabuhan Bali (tergantung pada kondisi pasang surut), dan membutuhkan waktu 2 jam untuk mendapatkan G-Land (tergantung pada cuaca).
2. Penumpang akan dijemput dari hotel mereka kira-kira. 5.30 pagi (hotel area Kuta).
3. Di atas area pricings satu arah dan harga bersih.
4. Perahu akan lenyap satu hari setelah perjalanan darat biasa.
5. Surfboards akan dijemput dan ditransfer satu hari sebelum perjalanan dengan kapal motor, kecuali dengan pemberitahuan sebelumnya.

Kamis, 08 Maret 2018

Bobby's Surf Camp dalah salah satu penginapan berkualitas yang ada di G-land,Bobby's Surf Camp menyediakan beragam fasilitas dan paket-paket yang sangat terjangkau dan tentu saja berkualita,selain itu ada banya kegiatan atau aktivitas yang dapat di lakukan di Bobby's Surf Camp.


Bobby's Surf Camp juga menyedia kan berbagai macam cenis kamar yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan pengunjung,seperti Superior Room,Superior Room adalah kamar yang sangat cocok untuk wisatawan yang berselancar di G-land , deluxe room satu satunya kamar sama dengan ruangan walaupun sama isi fasilitasnya berbeda dengan lainnya seperti : Standart Room dan Deluxe Room. Superior Room lumayan menguras uang dengan Fasilitas yang disediakan Superior Room seperti :
1. Penuh spring bed kasur dengan kelambu (king opsional tidur ukuran untuk pasangan atau madu)
2. Kamar AC
3. 23 jam listrik
4. Mini bar
5. Televisi satelit dengan saluran internasional dan lokal
6. Akses Internet Gratis
7. DVD player
8. Room service
9. Kamar mandi pribadi dengan shower air panas dan bathtub
10. 3 makanan sehat dan energik per hari (menu upgrade diatur di kamp)
11. 6 botol bir per hari (opsional kotak jus atau botol Coke dalam pertukaran)
12. Fountain soda dan air disaring
13. Penggunaan fasilitas rekreasi kamp
14. Gratis T-shirt dan stiker 

Selasa, 06 Maret 2018

1. Mentawai, Sumatera Barat 



Ini nih pantai andalan yang sempat masuk dalam daftar 20 sport surfing terbaik di dunia versi CNN Travel. Terletak di lepas pantai Padang, kepulauan Mentawai memang memiliki banyak tempat wisata indah yang bisa banget kamu kunjungi. Yang lebih keren lagi, kabarnya pulau Mentawai ini memiliki total 400 spot surfing dengan berbagai tingkat kesulitan. Di antara 400 spot tersebut, 49 spot adalah spot favorit bagi para peselancar internasional.

2. Nusa Penida & Nusa Lembongan Bali

 
Secara geografis, letak kedua pulau ini memang terpisah dari Pulau Bali, namun suasana Bali yang kental tetap terasa hingga ke tempat ini. Dikenal memiliki banyak spot surfing yang indah, Nusa Penida dan Nusa Lembongan menjadi salah satu tempat yang menarik minat banyak surfer internasional.

Keindahan pantai Indonesia ini akan sayang bila tidak kita benar-benar menikmatinya.

3. Pantai Plengkung atau G-land, Banyuwangi

 
Bagi kamu yang nggak ingin jauh-jauh ke luar pulau Jawa, ada nih spot surfing yang terletak di Jawa Timur yakni pantai Grajagan. Pantai ini biasa dikenal oleh peselancar mancanegara sebagai G-Land. Belum diketahui pastinya mengapa pantai ini disebut G-Land. Ada yang bilang bahwa G-Land diambil dari nama Grajagan, ada juga yang mengatakan bahwa G-Land diambil dari kata green yang menggambarkan betapa asrinya kawasan ini.

Itu dia tadi beberapa spot surfing yang cocok bagi kalian yang baru masuk ke "area surfing".






 

Senin, 05 Maret 2018

Sinar matahari dan olahraga ekstrim tentunya menjadi hal yang biasanya dijauhi kaum hawa. Namun, kedua hal tersebut justru seakan menjadi teman akrab untuk Diah Rahayu, peselancar asal Bali yang telah menorehkan berbagai prestasi pada beberapa kejuaraan surfing di dunia.

Perkenalan Diah dengan ombak dimulai ketika usianya menginjak 12 tahun. Saat itu sang ayah yang juga seorang peselancar, mengajarinya olahraga ini. Tak ada rasa takut bagi Diah ketika pertama kali menjajal surfing, gadis berusia 23 tahun itu justru mendapat kesenangan tersendiri ketika harus berpacu mengejar ombak.


"Saat berselancar saya merasa menemukan jiwa saya di air. Saya merasa laut merupakan rumah kedua untuk saya karena memberikan banyak kenyamanan," ujar Diah

"Ketika pertama kali mencoba serius di surfing juga tak sedikit yang menentang, bahkan kedua orang tua juga sempat tak memberi izin. Namun, saat ini saya membuktikan keputusan itu tidak salah," sambungnya.



Nama Diah mulai dikenal sebagai salah satu surfer terbaik Indonesia ketika berhasil meraih medali perunggu pada Asian Beach Games 2008 yang dihelat di Bali. Setelah itu Diah kembali meraih beberapa penghargaan di kompetisi surfing internasional yang membuatnya menjadi satu-satunya peselancar wanita tersukses yang berasal dari Indonesia.

Mengenal ombak sejak usia 12 tahun membuat Diah tak khawatir kulitnya harus terbakar matahari karena banyak menghabiskan waktu di pantai. Peselancar kelahiran Seminyak tersebut justru merasa lebih cantik ketika berada di atas papan selancar.

"Bagi saya cantik itu ketika seorang wanita tampil dengan natural dan tak ada yang ditutupi. Saya tak peduli harus terbakar matahari karena setiap hari berada di pantai dan justru merasa beruntung bisa mengenal surfing," tutur Diah.

Ketika menginjak usia 14 tahun, Diah telah menandatangani kontrak kerjasama dengan brand asal Australia, Rip Curl. Hal ini membuatnya bisa dibilang memiliki penghasilan yang cukup menjanjikan dari surfing.

Meskipun berasal dari pulau dewata yang dimana memiliki banyak spot surfing, tak jarang Diah juga menjajal spot spot surfing diluar bali. Salah satunya adalah G-land, G-land merupakan salah satu spot berselancar yang terletak di Banyuwangi, Jawa Timur. Di G-land kita akan disuguhi ombak yang sangat menawan bagi para surfer.


Minggu, 04 Maret 2018


Dede Suryana adalah surfer asal Cimaja Sukabumi kebanggaan Indonesia, lahir dari empat bersaudara dan ayah-nya adalah seorang petani di Cimaja. Lahir pada tanggal 11 Oktober 1985, Dede sudah bermain surfing sejak umur 7 tahun. Yang mengajarkannya bermain surfing adalah teman kakak-nya yang bernama Dicky Zulfikar, dan dia juga lah yang memberikan papan surfing pertama kepada Dede untuk bermain dan belajar surfing. Selain bermain surfing Dicky Zulfikar juga seorang atlet windsurfing Jawa Barat.


Sudah banyak prestasi yang sudah Dede Suryana dapat, dari kategori Nasional maupun Internasional. Tahun 2008 dia berhasil mendapatkan juara pertama di Indonesian Championship Kuta Festifal Surfing sekaligus menempatkan Dede di ranking pertama sebagai Surfer terbaik Indonesia Surfing Champuonship (ISC), dan Dede juga berhasil menyabet gelar lainnya seperti, Asian Beach Game dia berhasil mendapatkan juara pertama, dan Japan ProSurfing Association (JPSA) dia juga berhasil mendapatkan juara pertama.


Pria yang mempunyai hobi bersepeda dan memancing ini, bekerja sama dengan Quiksilver membuka usaha toko surfboard dengan berbagai perlengkapan yang bernama Quiksilver Store Cimaja, yang beralamat di Jl. Raya Cisolok Km 8. Komp Bojong Asih. Sukabumi, Jawa Barat.

Selain menjajal pantai pantai mancanegara, ia juga pernah menjajal beberapa pantai di Indonesia yang ombaknya sangatlah menantang, salah satunya adalah Pantai Plengkung atau dikenal dengan G-land, tidak heran karena ombak di G-land dapat sampai setinggi 6 kaki dan memiliki durasi barrel yang cukup lama antara 5-7 menit, dan ombak "kiri"nya yang khas. Disana juga terdapat sebuah surf camp yang bernama Bobby's Surf Camp.

Sabtu, 03 Maret 2018

Atlet selancar asal Bali, Mega Semadhi, mengungkap satu hal yang bisa membuat dirinya kesulitan saat menghadapi surfer internasional. Mega menyebut perbedaan kondisi fisik bakal menjadi pembeda penampilan surfer lokal dengan luar negeri.

Tantangan ini akan kembali dihadapi Mega saat berhadapan dengan peselancar kelas dunia pada ajang  Rip Curl Cup 2017 yang berlangsung di Pantai Padang Padang. Ajang ini bakal dihelat antara 10 Juli-10 Agustus 2017 bergantung pada kondisi ombak.


"Surfer internasional memiliki kondisi fisik yang lebih besar. Ini menguntungkan mereka ketika melakukan paddle untuk mengejar ombak yang bagus, " ujar Mega.

Akan tetapi, keadaan ini tak berarti membuat surfer lokal tak berdaya di hadapan peselancaf internasional. Mega menyebut surfer tuan rumah juga memiliki kelebihan sendiri.
"Penguasaan medan, itu yang bisa membuat kami menang dari peselancar internasional. Ini rumah kami dan tentunya kami lebih hapal bagaimana harus bermain di Padang Padang, " tutur Mega.
Tercatat bakal ada delapan peselancar internasional yang bakal berpartisipasi pada ajang Rip Curl Cup 2017. Tiga kali juara dunia Selancar, Tom Curren, juga termasuk dalam 10 surfer internasional yang bakal hadir di Rip Curl Cup 2017.

Mega Semadhi juga merupakan juara bertahan Rip Curl Cup 2016. Tahun lalu dia menjadi satu-satunya surfer Indonesia yang tampil di babak final.

Selain di Bali ada juga beberapa spot surf yang memiliki ombak yang sangat menakjubkan, salah satunya adalah Pantai Plengkung atau G-land di Banyuwangi. Pantai ini sudah dikenal oleh banyak peselancar lokal maupun mancanegara karena ombaknya yang sangat ganas. Kalian dapat berkunjung kesana untuk menikmati indahnya panorama sekaligus menikmati ombaknya.

Kamis, 01 Maret 2018

Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang terletak di Jawa Timur, sama halnya seperti daerah lain yang memiliki banyak tempat pariwisata yang wajib dikunjungi, berikut ini saya akan membahas spot pariwisata yang terdapat di dataran tinggi dan dataran rendah dibanyuwangi.

Gunung dan Kawah Ijen

Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.443 mdpl dan terletak berdampingan dengan Gunung Merapi. Gunung Ijen terakhir meletus pada tahun 1999. Salah satu fenomena alam yang paling terkenal dari Gunung Ijen adalah kawah yang terletak di puncaknya. Pendakian gunung ini bisa dimulai dari beberapa tempat. Pendaki bisa berangkat dari Banyuwangi ataupun dari Bondowoso.


Kawah Ijen merupakan pusat danau kawah terbesar di dunia, yang bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida dengan luas sekitar 5.466 hektar. Kawah yang berbahaya ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dengan danau belerang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok. Danau Ijen memiliki derajat keasaman nol dan memiliki kedalaman 200 meter. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia.

JIka diatas membahas tentang spot di dataran tinggi, kali ini saya akan membahas yang terletak di dataran rendah, yaitu :

Pantai Plengkung atau G-land

Pantai Plengkung merupakan pantai yang terletak di pesisir banyuwangi, kita dapat menuju kesana dengan melewati Taman Nasional Alas Purwo. Disana kalian akan dimanjakan dengan panorama pantai serta hutan tropis yang sangat indah, juga kalian akan melihat 3 warna dari pantai tersebut yaitu hijau, biru, dan putih. Tak hanya itu, jika kalian ingin melakukan kegiatan berselancar kalian dapat melakukkanya disana karena ombak di G-land terkenal ganas dan sangat menantang. Tak sedikit surfer lokal maupun mancanegara yang datang kesana untuk menjajal ombak G-land.


Jika kalian tidak cukup sehari untuk menghabiskan waktu di G-land kalian dapat menginap disalah satu surf camp yaitu Bobby's Surf Camp.