Sabtu, 10 Februari 2018

3 Surfer Wanita Profesional

Berikut ini beberapa peselancar wanita yang mempunya skill tak kalah tangguh dengan peselancar pria :

1. Sage Erickson



Dengan tubuh jangkung setinggi 170 cm dan rambut pirang terurai, Sage Erickson mungkin lebih pantas menjadi seorang model. Namun prestasinya sebagai peselancar tak bisa dipandang sebelah mata. Perempuan kelahiran 26 Desember tahun 1990 ini menduduki peringkat 9 dari daftar peselancar terbaik dunia World Surfing Tour. Di World Surf League, Sage menduduki peringkat 7 dunia.


Sage Erickson lahir di Ojai, California. Dia pindah ke Oahu, surga para pengendara ombak di Hawaii pada usia 9 tahun. Pengalaman pertama dengan papan selancar dia dapatkan dua tahun kemudian di Sunset Beach. Kini sudah belasan kejuaraan selancar yang sudah dimenangkan olehnya sampai tahun 2016 lalu.


2. Alana Blanchard



Perempuan kelahiran 5 Maret 1990 ini merupakan salah satu peselancar wanita paling dikenal. Tak hanya menaklukkan ombak ganas dalam berbagai kejuaraan, Alana juga dikenal sebagai model, aktris, selebgram, dan perancang pakaian olahraga. Dia berkolaborasi dengan Rip Curl untuk merancang pakaian renang.


Saat ini Alana menduduki peringkat 130 World Surfer League. Tak sedikit yang menyebut kiprahnya sebagai selebriti lebih menonjol daripada prestasinya sebagai peselancar profesional. Alana bahkan sempat terpilih menjadi model sampul majalah Sports Illustrated, sementara peringkatnya terus menurun dari tahun ke tahun. Di tahun 2010 dan 2012, dia menduduki peringkat 8 dan 7. Sementara di tahun 2016 peringkatnya turun drastis ke nomor 89. Namun Alana mengaku kalau dirinya belum berniat menggantungkan papan selancar dalam waktu dekat.


3. Stephanie Gilmore



Saat menjuarai ASP World Tour untuk pertama kalinya pada tahun 2007, Stephanie langsung menjadi sensasi. Saat itu usianya baru 18 tahun dan dia terus mengukir prestasi dengan memenangkan 5 gelar yang sama di tahun-tahun berikutnya. Gelar juara lolos dari tangannya di tahun 2011 karena Stephanie baru pulih dari trauma fisik serta mental yang dialaminya. Pada tahun 2010, seorang pria tunawisma melakukan tindak kekerasan kepada Alana di luar apartemennya yang ada di Tweed Heads, New South Wales.


Dengan rendah hati, Stephanie enggan menyebut dirinya seorang atlet. Baginya selancar adalah hobi yang secara kebetulan bisa dikembangkan menjadi karir. "Saya tidak nyaman menyebut diri sendiri seorang atlet. Bagi saya, atlet adalah seseorang yang bangun pada pukul 4 pagi dan berlatih selama 3 jam, minum smoothie, dan kembali berlatih. Saya tidak pernah memiliki kedisiplinan seperti itu," tuturnya seperti dilansir Outside Online. 
 
 
 
Nah peselancar-peselancar profesional diatas tentunya memiliki sebuah spot atau tempat favorit mereka untuk berselancar, salah satunya adalah G-Land atau dikenal di Indonesia dengan Pantai Plengkung. Pantai Plengkung telah menjadi tempat yang "wajib" untuk para peselancar untuk menjajal ganasnya ombak disana, tak sedikit para peselancar profesional yang sudah mengakui betapa menakjubkannya ombak yang ada di G-Land ini. Selain berselancar, disana juga tersedia sebuah surf camp untuk mereka yang ingin menginap beberapa malam di G-Land.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar